Thursday, December 1, 2011

Sebuah Penyesalan Seorang Sahabat Lama



“Aku mungkin tak tahu apa yang kau simpan, tapi ku kenal kau “ Sentak Azrul kepada hadi.
Sekejap suasana menjadi tegang ketika ia lontarkan kata itu pada kawan baiknya.
“Aku tak pernah menyangka kau khianati persahabatan ini. Di... kukenal kau lama, dan kita bekerjasama selama ini baik. Tetapi mengapa kau retakkan ini.”Sentak Azrul lagi dengan nada lebih naik darah.
Hadi pun hanya terdiam menerima sentakan-sentakan yang dilontarkan Azrul padanya.
Tetapi beberapa saat kemudian keluar dari mulut hadi,dengan wajah yang seakan berubah menjadi dingin perkataan yang pelan “Sejuta penjelasan dariku mungkin takkan dapat kau terima sekarang zrul.kau kenal aku kan.silahkan dipertimbangkan apa yang telah kau lontarkan padaku, sahabat baik mu”
setelah itu hadi pun berpaling pergi keluar dari ruangan Azrul.
“Sial kau Di! Aku belum mengakhiri pembicaraanku! Aku belum selesai bicara!”Ucap Azrul keras pada hadi. Tetapi hadi pun tetap keluar dari ruangan. Sampai -sampai para karyawan penasaran kenapa Pak azrul berteriak keras sekali kala itu.
Beberapa saat setelah kepergian hadi dari ruangan Azrul. salah satu pegawai Azrul datang mengantarkan surat untuknya
“Bapak ada titipan surat untuk bapak” ujar pegawai tersebut
“Ya,Sana pergi” Jawab Azrul.
Setelah pegawai itu berlalu.Azrul pun membuka dan membaca surat tersebut...



ternyata itu surat pengunduran diri haji yang diberikan kepadanya...
Ia baca pelan saat itu...
"Salam hangat suruh aku senang telah bekerja sama membangun perusahaan bersama Kau Dan kita telah menuai hasilnya sekarang aku berharap perusahaan ini dapat berkembang pesat setelah kepergian ku ini....
aku akan menjelaskan tentang apa yang kuketahui...
tangan kanan barumu Adilah yang menggelapkan uang perusahaan bukan aku....itupun kalau kau masih percaya aku sebagai temanmu..
karena ia sering Mengetahui gerak gerik mu jadi dengan mudah ia bisa mengelabuhi mu itu yang sempat aku tahu....
untuk menutupinya.... ia alihkan dan menghack rekening kantorku seolah-olah aku yang menjadi tersangka... kau tau data arsip perbankan setiap karyawan kunci yang dulu kau kumpulkan untuk berjaga jaga jika ada kejadian tak terduga, sehingga bisa diantisipasi sewaktu waktu jika ada kejadian tak di inginkan? itu yang di hack adi, sehingga ia mengetahui sandi dan kode keamanan perbankanku... cara ini ku ketahui ketika beberapa hari ini ku analisa ada keganjilan di rekeningku...

selalu aku laporkan ke pihak bank untuk memblokir rekening ku...Untuk menghentikan aksinya karena ia menggunakan rekening baru yang tidak kau ketahui..

terserah kau mau percaya atau tidak tapi saranku berhati-hatilah dengan adi karena dia bisa melakukan apa aja dengan kepergianku....
semua aset perusahaan yang ada padaku yang menjadi hak ku aku serahkan padamu....silahkan kau urus perusahaan kita dulu....

setelah membaca hal itu Asrul bergetar hatinya ya di antara percaya dan tidak percaya akan hal itu...


sudah 1 bulan lamanya saat pengunduran diri Hadi... Asrul curiga karena ternyata setelah kepergian hadi pemasukan perusahaan tetap selalu berkurang.
Ia cek hari berhari dan data pengeluaran tak wajar itu semakin terlihat jelas tiba-tiba tergerak hadiah untuk melihat kerja adi tanpa Ketuk pintu yang masuk ke ruang kerja adi tanpa disengaja Ia lihat adi telah menghack data pemasukan dan melempar ke rekening yang memang Asrul tidak tahu rekening Itu...
lalu ia sentak keras Adi...

Adi Apa yang kau lakukan!!!!teriak Asrul dengan nada suara sangat keras.
sehingga para pegawai berbondong-bondong datang melihat apa yang terjadi... dengan kaget Adi menghadap Asrul dengan wajah gemetaran, lalu Asrul lihat di layar komputer...
Ternyata Kau telah menggelapkan uang perusahaan selama ini!!! sial!!! aku panggil polisi... Adi... kau telah menghianati kepercayaan ini kau yang selama ini ku anggap sopan baik dapat dipercaya ternyata aku salah kau penghianat kau tahu apa saja kerugian yang telah kau perbuat?????!!!!!

sahabat baikku Hadi... ya aku sentak sampai keluar dari perusahaan ini padahal Ia ada di perusahaan ini sudah lama denganku sampai sesukses ini !!!
siall kau adi!!!!
Ucapkan dengan tetesan air mata yang berlinang dari matanya para pegawai heran karena selama ini mereka mengenal Pak Asrul sebagai orang yang tegas Tegar dan pantang menyerah serta ceria tak pernah para pegawai lihat Pak Asrul seperti itu lalu tanpa disadari asrul pun kepalan tangannya berlabuh di muka adi... keras dan Adi pun terpental dan menghantam meja komputer ketika komputer pun jatuh mengenai adi, adipun terkapar kesakitan tak beberapa lama datanglah Polisi melerai Pak Asrul..

jangan main hakim sendiri ujar polisi tersebut dan membawa Adi ke kantor Polisi untuk diproses dan kalian kembali bekerja perintah Asrul kepada para pegawainya terdengar dari ruangan Adi suara benturan barang yang dilempar Pak Asrul untuk melampiaskan kemarahannya tak pernah para pegawai melihat hal tersebut hati maafkan aku aku bodoh aku seperti tak kenal Kau sahabat terbaikku dan kau tak akan menghianati persahabatan ini tapi aku Hadi.....

para pegawai pun hanya dapat tercengang mendengar itu lalu Asrul dengan cepat keluar dari ruangan Adi dan pergi kerumah Hadi dengan tergesa-gesa ingin minta maaf dan katakan semua hal yang baru ia ketahui pada hadi Sesampai di rumah kecil..... ia Ketuk pintu dan mendapati seorang anak muda membuka pintu dan menyapanya,
"Anda siapa ??? " Tanya pemuda itu
"hadinya ada? adik siapa?" Tanya Asrul dengan air mata yang masih saja keluar dari kedua matanya..


"Oh Mas Hadi,  saya adiknya.... Mas ini siapa?"
"saya Asrul kawan baik masmu"
" Mas Asrul belum tahu ya??"
" belum tahu apa?"  tanya Asrul penasaran
" sudah dua minggu yang lalu mas Hadi meninggal..."
Mendengar hal itu Asrul tanpa sadar berlinang air mata semakin deras... mukanya semakin pucat... "kamu bohong kan??"
" mas hadi dimana jangan bohongi aku" Asrul menyentak
" bener mas saya tidak bohong, Mas Hadi meninggal karena penyakit yang telah lama diidapnya yang ia tutup tutupi selama ini agar tidak ada orang yang mengkhawatirkannya.... Karena Mas Hadi tidak mau menyusahkan orang lain,  pengobatannya cukup mahal...  kami baru tahu tentang itu ketika dokter yang pernah memeriksanya buka mulut"
" semua ini gara-gara aku aku yang membunuh Mas mu " ucap Asrul tak bisa menerima kenyataan " Mas Asrul mungkin Mas bisa Tenangkan hati Mas dulu"  setelah itu Asrul pulang dan berlalu dari rumah Hadi dengan kesedihan bahwa kawan yang selama ini ada menemani langkahnya telah tidak dapat menemuinya lagi.
" Hadi Sebagai teman aku tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu telah banyak kebaikan yang kau beri yang kau lakukan padaku tetapi kenyataannya aku menghianatimu menuduhmu seakan kau bukan siapa-siapa bagiku....  Aku jadi telah gagal sebagai sahabat bagimu karena sahabat itu saling memahami satu sama lain selama ini aku sebagai Sahabat tidak tahu bahwa kau mengidap penyakit.... Maafkan aku hadi kau akan selalu ada di hatiku.... perlahan asrulpun mulai menerima kenyataan.. langkah demi langkah ia lalui dengan penyesalan yang mendalam...

Beberapa hari kemudian Asrul pun mengirimkan bantuan dan hak hadi di perusahaan dan untuk mengobati rasa bersalahnya Asrul menjamin kehidupan keluarga Hadi...

sebagai sahabat baik tidak boleh egois kita harus memahami satu sama lain dan jangan asal pula menuduh sebelum menemui bukti yang kuat karena sahabat itu sulit dicari ketimbang hanya teman...

Akhirnya selesai juga Ceritanya... :D
Azrul = Asrul... | hanya salah ketik aja..

Cerpen dibuat Tahun 2014 | di Publikasikan Tahun 2016
Karya Atkur Kastara
 

Post a Comment

RahmanCyber Network

...
Ini merupakan bagian dari Manajemen RahmanCyber Network

Whatsapp Button works on Mobile Device only