Tuesday, February 11, 2014

Perenungan




Angin datang silih berganti
Menelusur tiap sayatan kosong
Berputar tanpa beratur
Seakan memanggilku tuk kembali ke Hutan
Sebuah tempat yang penuh kesejukan

Ku coba tuk menyapanya
kesekian kalinya ia tak menjawab
Ku berpaling sejenak
Tetapi ia tetap saja diam

Kuberjalan pelan meninggalkan sayatan kosong
di antara gelapnya malam
Iapun menghilang

Ku sadar, aku seperti macan yang keluar dari habitatnya
Kebingungan diantara siang dan malam
Kuterjebak di tempat yang baru
dan Melupakan tempatku yang dulu pernah kusinggahi

Aku tak tahu bagaimana cara tuk kembali
kembali dalam kesejukan yang dulu berteman akrab dengan ku
Kesejukan yang membuat hidup terasa menyenangkan
Kurindu kala ku dapati tujuan dengan kesenangan disekitar
yang saat ini tak pernah kurasa lagi

Hanya satu tujuan semu yang membimbing jalanku kala ini
untuk mendapat kesenangan semu belaka

Mulai dari mana ku untuk kembali
Semua ini telah kuukir
dan Tak mungkin bisa kuhapuskan kembali

Ku terdiam, merekuhkan badan di sudut tembok
merenung "apa inikah putus asa itu"
Ku hela nafas panjang
terlintas padaku, kesalahan kesalahanku

Sejak saat itu
ku jauh pada MU
Pagi kuhabiskan untuk bekerja
Siang ku habiskan untuk bekerja
sore ku habiskan untuk bekerja
malam kugunakan untuk tidur
dan ibadahku seakan menjadi sisa yang terpaksakan

Ku terlalu berpikir untuk mencapai bisnis sukses
tapi ku sadar, ku terlalu berambisi
sehingga kulupakan Tujuan Utama ku

Bagiku pekerjaan itu merupakan kesenangan
tetapi ternyata bukanlah itu kesenangan
itu hanyalah pelarian semata


Ya Allah, ku ingin kembali menjadi diriku yang taat kepada MU
Diriku yang bisa menyenangkan hati siapapun
bahkan kedua Orang Tua
Saudara dan banyak lagi

hUH..........
Ku lega, disaat ini ku masih teringat padaMU
ya Allah ku percaya, kau takkan pernah jauh dari ku
selalu membimbingku. Untuk menjadi lebih baik
Walau sekarang ku lalai
Kau masih menampakkan keagungan MU
untuk menundukkan hatiku, memberikan kehangatanMU
untuk menghangatkan hati ini dari dinginnya jalan yang kulalui.

AllahuAkbar...AllahuAkbar....AllahuAkbar
La Haula wala Quwata Illabillahil aliyil 'Adzimi



Atkur Kastara
Dibuat ketika ku sadar langkahku semakin tersesat
12 Februari 2014

Post a Comment

RahmanCyber Network

...
Ini merupakan bagian dari Manajemen RahmanCyber Network

Whatsapp Button works on Mobile Device only